1200 Peserta Bakal Meriahkan Wayang Jogja Night Carnival 2016

Yogyakarta (05/10/16) – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta Ke-260 yang jatuh pada tanggal 7 Oktober 2016, Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggelar Pawai Budaya Jogja sebagai acara puncak, dengan mengangkat tema “ Wayang Jogja Night Carnival”.

Pawai kali ini akan melibatkan sebanyak 1200 peserta yang terdiri dari 14 Kecamatan untuk turun ke jalan melakukan pertunjukkan seni.

“Sesuai dengan tema yakni Wayang Jogja Night Carnival, acara ini akan dilaksanakan pada malam hari pukul 18.30 WIB yang akan dibuka secara langsung oleh Sri Sultan HB X selaku Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.” ujar Yetti Martanti,S.Sos, MM selaku Kepala Bidang Promosi dan Kerjasama.

Adapun rute yang akan digunakan sebagai jalur pawai yakni sepanjang Jl. Jenderal Sudirman (Jembatan Gondolayu) melewati Tugu Pal Putih selanjutnya melintasi kawasan Jl. Margo Utomo dan sekaligus sebagai titik finish (tepatnya di sebelah selatan Gedung PLN.)

Berbeda di tahun sebelumnya, meskipun pada tahun 2016 ini peserta tidak sebanyak tahun lalu yang mencapai 4000 peserta namun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Yetti Martanti,S.Sos, MM selaku Kepala Bidang Promosi dan Kerjasama serta Koordinator event ini menyampaikan “walaupun jumlah tidak sebanyak tahun lalu, tidak akan mengurangi semarak keindahan pawai karena tahun ini lebih menitikberatkan pada kualitas bukan pada kuantitas.”

Pawai kali ini lebih terkonsep dan prosesnya sudah dimulai sejak bulan Maret. Selain itu pemilihan tema Wayang memiliki makna yakni wayang diartikan sebagai narasi yang mengisi kehidupan semesta, diharapkan dapat membuat Jogja menjadi lebih baik dan bersama-sama membangun keselarasan untuk kemakmuran bersama, ini merupakan konsep yang di gagas bersama masyarakat melalui perwakilan 14 kecamatan. Dan untuk menjaga kualitas dan kemasan pertunjukan peserta dari kecamatan didampingi oleh tim kreatif yang ditunjuk oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta sehingga diharapkan akan menjadi tontonan yang lebih menarik.

“Sesuai konsep yakni street art penonton akan disuguhkan bentuk-bentuk wayang yang sudah dimodifikasi baik dalam penampilan atau teknik penyajian, implementasi gagasan dalam sajian menyangkut bentuk isi dan visual dan tampilan yang serasi serta menarik yang mencerminkan estetika keseluruhan pertunjukkan.” tambah Yetti Martanti,S.Sos, MM.

Berangkat dari semangat Segoro Amarto yang menjadi logo Ulang Tahun Kota Yogyakarta diharapkan kegiatan in dapat memberikan tuntunan dan tontonan bagi masyarakat sekaligus mengeratkan hubungan antara masyarakat, pemerintah, maupun swasta.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.