37 Seniman Luar Negeri Siap Meriahkan Jogja International Street Performance 2017

Yogyakarta (22/09/17) – Jogja International Street Performance, sebuah event kesenian tahunan berskala internasional yang dirancang oleh seniman-seniman Jogja bersama Dinas Pariwisata DIY akan kembali digelar pada tanggal 24-25 September 2017 di beberapa titik Jl. Margo Utomo Yogyakarta dalam dua konsep pertunjukkan yaitu public space performance dan on stage performance yang mengusung tagline Jogja Jejogedan.

“Akan ada panggung di Halaman Kantor Kedaulatan Rakyat pada 25 September sore hari pukul 16.00WIB, 24 & 25 September di lapangan parkir sisi utara Hotel Grand Zuri dan pembukaan dilangsungkan di Monumen SO 1 Maret pada tanggal 24 September 2017 mulai pukul 19.30 WIB jadi memang kita buat di beberapa titik, karena bila dibuat di satu tempat kurang memungkinkan.” ujar Bambang Paningron selaku penggagas Jogja International Street Performance saat temu media di Ruang Sadewa Arjuna Hotel Yogyakarta.

Bambang Paningron mengungkapkan, dalam gelaran JISP 2017 ini akan ada 37 seniman dari luar negeri yang akan turut berpartisipasi. Seniman-seniman yang akan tampil dalam malam pembukaan di Monumen SO 1 Maret diantaranya Satrio Ayodya Performance (Jogja), Poleen Carla Performance (Filipina), Kalpana Sivan & Rupbiny Performance (Singapore), Phoenix Dance Performance (Semarang), Ranranga Dance Academy Performance (Sri Lanka), Suhaimi Magi (Malaysia), Daya Presta Betawi (Jakarta), dan Borneo Lantunan Aqoustic (Kalteng).

Selain di Monumen SO 1 Maret di hari yang sama juga akan berlangsung pertunjukkan di lapangan parkir sisi utara Hotel Grand Zuri yang menampilkan Sanggar Tari Anak Tembi (Jogja), Kampuseni (Bangka), Rina Takahashi (Japan), dan Nian Tanah (Maumere – NTT) mulai pukul 19.30 WIB. Sedangkan hari kedua gelaran JISP 2017 di halaman Kantor Kedaulatan Rakyat akan menampilkan Ranranga Dance Academy (Sri Lanka), Artha Dance (Jogja), Abib Igal (Jogja), Sanggar Seni Kinanti Sekar (Jogja), Devintri (Jogja) dan Topeng Losari (Cirebon). Dan penampil panggung sisi utara Hotel Grand Zuri adalah Alvien Lie (Jogja), Ranranga Dance Academy (Sri Lanka), Wang Yue Kwn (Taipei), Jun Amanto (Japan), dan Mila Art Dance (Jogja).

“Saya harap apa yang ditampilkan oleh teman-teman dari luar negeri ini bisa menjadi pendorong bagi seniman Jogja untuk lebih meningkatkan standar dan mempengaruhi daya inovasi. Kami juga ingin supaya event-event semacam ini tidak hanya disaksikan oleh orang yang kebetulan ada disitu saat itu tapi memang orang yang berkepentingan atau bahkan mempunyai ketertarikan serta membutuhkan datang ke tempat itu untuk menyaksikan pertunjukkan ini.” pungkas Imam dari Dinas Pariwisata DIY.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Error: Access Token is not valid or has expired. Feed will not update.
This error message is only visible to WordPress admins

There's an issue with the Instagram Access Token that you are using. Please obtain a new Access Token on the plugin's Settings page.
If you continue to have an issue with your Access Token then please see this FAQ for more information.