Dukung UMKM, Sriboga Resmikan UKM & Customer Center Ke-5 di Yogyakarta

Yogyakarta (14/09/17) – Setelah sukses membuka Customer Center di Semarang, Jakarta, Surabaya dan Bandung, Sriboga akhirnya resmi membuka Customer Center di Yogyakarta tepatnya di Jl. Imogiri Timur No. 112 pada Kamis (14/09/17) malam.

“Pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tempat didirikannya Sriboga Customer Center adalah dikarenakan banyak pelanggan Sriboga yang berasal dari daerah ini.” papar Zas Ureawan selaku Vice President Director saat temu media di Sriboga Customer Center di Jl. Imogiri Timur.

Data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada tahun 2014, terdapat sekitar 57,8 juta pelaku UMKM di Indonesia. Pada beberapa tahun ke depan diperkirakan jumlah pelaku UMKM akan terus bertambah. Pada tahun 2017 jumlah UMKM diperkirakan berkembang sampai lebih dari 59.000.000 unit.

Hal ini disebabkan beberapa tahun belakangan, populasi penduduk dengan usia produktif lebih banyak lapangan kerja yang tersedia. Hal ini memicu khususnya para pemuda untuk menciptakan peluangnya sendiri dengan membuka bisnis. Sebagian besar tergolong sebagai pelaku usaha sektor industri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Menyadari pentingnya kontribusi UMKM dalam meningkatkan perekonomian yang positif di Indonesia Flour Mill pelopor produsen tepung terigu yang memiliki gizi tinggi di Indonesia yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang berdiri sejak tahun 1995 telah bersinergi dengan instansi baik pemerintah maupun swasta untuk mendorong peningkatan UMKM di Indonesia khususnya di pulau Jawa.

PT Sriboga Flour sebagai anak perusahaan dari PT Sriboga Raturaya dengan dukungan penuh dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah serta kalangan akademisi: Institut Koperasi Indonesia dan IPMI International Business School berkomitmen untuk menumbuhkembangkan bisnis para pelaku UMKM dengan cara pembinaan yang berkesinambungan dengan indikator pengukuran yang jelas dan terarah. Saat ini PT Sriboga Flour Mill memiliki kurang lebih 8000 UMKM binaan yang tergabung dalam prakoperasi dan koperasi yang tersebar di pulau Jawa dengan mayoritas populasi di Jawa Tengah.

Kegiatan yang dilakukan dalam rangka pembinaan kepada UMKM adalah melalui pelatihan manajemen yang terpadu dan pelatihan dari sisi teknis pengolahan produk pangan berbasis terigu yang inovatif dan berdaya tinggi. Kegiatan pelatihan ini sudah berlangsung sejak tahun 1998 dan semakin digiatkan ditahun ini dengan di bentuknya divisi UKM Center yang memiliki dua peran sekaligus yaitu Business Partnership dan Business Development. Selain UKM Center sejak tahun 2010 Sriboga Flour Mill mendirikan Sriboga Customer Center (SCC) yang didedikasikan untuk para pelanggannnya sebagai pusat pendidikan, pengembangan, dan informasi mengenai teknologi tepung terigu dan produk olahan terigu.

Zas mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan di SCC maupun yang dilakukan di UKM Center adalah kegiatan yang tidak memungut bayaran semata-mata demi kemajuan para pelaku bisnis kecil dan menengah yang sangat membutuhkan kemitran dari Industri Besar.

Rike Sundari selaku Marketing Manager PT. Sriboga menambahkan, saat ini total pelanggan yang sudah menikmati pembinaan pelatihan panganan berbasi terigu yang tergabung dalam keanggotaan SCC adalah berjumlah 4471 anggota dan akan terus bertambah salah satunya dengan diresmikannya SCC ini.

“Salah satu mitra binaan kami adalah perkampungan industri Bakpia yang merupakan kuliner ikon kota ini. Harapan kami UMKM di Jogja akan semakin maju dengan keberadaan SCC tentunya dengan inovasi-inovasi produk panganan berbasis terigu yang memiliki nilai jual tinggi, dan kemitraan serta bimbingan manajerial dari PT. Sriboga Flour MIII, Instansi Pemerintah dan kalangan akademisi.” pungkas Zas.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.