Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak Tayang Perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival

Yogyakarta (07/11/17) – Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak karya terbaru dari sutradara Mouly Surya tayang perdana di wilayah Indonesia pada acara Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Ke-12 Selasa, 7 November 2017 di CGV Hartono Mall, Yogyakarta. Pemutaran perdana ini diadakan sebelum konferensi pers JAFF yang tahun ini mengusung tema “Fluidity”.

“Kami merasa Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak ini sangat perlu diputar dalam perhelatan ini, karena Jogja-NETPAC Asian Film Festival hadir sebagai salah satu festival film terbesar dan terpenting di Indonesia,” ujar produser Rama Adi.

Film yang mengambil latar belakang di Sumba, Nusa Tenggara Timur ini telah lolos seleksi beberapa film festival internasional antara lain Festival Film Cannes pada Mei 2017, New Zealand International Film Festival dan Melbourne Film Festival pada Agustus 2017, Toronto International Film Festival dan Festival International du Film de Femmes de Sale (FIFFS) Marokok pada September 2017, Sitges Film Festival, Busan International Film Festival, dan Qcinema International Film Festival pada Oktober 2017.

“Pemutaran di Yogyakarta ini menjadi pengalaman pertama Marlina’ diputar di Indonesia setelah keliling di beberapa festival film internasional. Kami sangat berharap, Marlina’ dapat ditonton oleh seluruh penonton film Indonesia,” tambah produser Fauzan Zidni.

Film thriller ini bercerita tentang sekawanan tujuh perampok mendatangi rumah seorang janda bernama Marlina (Marsha Timothy). Mereka mengancam nyawa, harta dan juga kehormatan Marlina dihadapan suaminya yang sudah berbentuk mumi, duduk di pojok ruangan. Keesokan harinya dalam sebuah perjalanan demi mencari keadilan dan penebusan, Marlina membawa kepala dari bos perampok, Markus (Egi Fedly), yang ia penggal tadi malam. Marlina kemudian bertemu Novi (Dea Panendra) yang menunggu kelahiran bayinya dan Franz (Yoga Pratama) yang menginginkan kepala Markus kembali, Markus yang tak berkepala juga berjalan menguntit Marlina.

Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak merupakan hasil kerja sama Cinesurya dengan Kaninga Pictures, Sasha & Co. Production (Perancis), Astro Shaw (Malaysia), Hooq Originals (Singapura), dan Purin Pictures (Thailand).

Perjalanan ‘Marlina’ cukup panjang. Sebelumnya proyek film ini ikut terseleksi dalam Asian Project Market di Busan International Festival 2015, Korea Selatan dan Cinefoundation L’Ateller Cannes Film Festival 2016. Marlina menjadi film Indonesia pertama yang menerima subsidi bergengsi dari kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kebudayaan Prancis Cinema du Monde.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.