Nikmati Suasana Makan Nan Syahdu di Angkringan Gadjah Yogyakarta

Jogja (01/06/16) – Warung angkringan merupakan salah satu kuliner khas di Kota Yogyakarta. Warung dengan gerobak sederhana yang menjual beraneka macam makanan seperti nasi kucing dengan lauk oseng tempe atau sambel teri, aneka gorengan, dan sate-satean hingga wedang-wedangan.

Angkringan berasal dari kata ‘angkring’yang dalam bahasa jawa bisa diartikan duduk santai mengangkat kaki, hal ini dikarenakan kebiasaan pelanggan warung angkringan yang akan berlama-lama duduk santai sembari menikmati makanan dan bertukar cerita hingga berdiskusi dengan pelanggan lainnya tanpa mengenal profesi atau status sosial.

Sejak pertama kali dipopulerkan tahun 1950-an hingga saat ini, angkringan mengalami perkembangan yang cukup banyak. Dimulai dari bentuk gerobaknya, menu yang dihidangkan hingga lokasi berjualannya. Warung angkringan kini tidak hanya mangkal di pinggir jalan yang identik dengan rakyat kecil tapi sudah menarik hati pelaku bisnis kuliner di Jogja, salah satunya Punky Lilianawati atau dikenal sebagai Chacha, pemilik warung yang diberi nama Angkringan Gadjah ini.

“Angkringan Gadjah merupakan sebuah konsep kuliner yang hadir dengan nuansa sederhana dan harga murah. Sesuai namanya, harapannya tempat ini dapat menjadi besar dan unggul dalam segi pelayanan, rasa makanan dan keunikan tempat.” ujar perempuan yang akrab disapa Chacha ini dalam Grand Opening Angkringan Gadjah.

Berlokasi di JL. Kaliurang Km.9, Angkringan Gadjah membawa gerobak angkringannya ke dalam bangunan yang dilengkapi dengan segala fasilitas tambahan seperti tempat parkir yang luas, meeting room, area joglo, dan taman bermain untuk anak-anak. Menawarkan lebih dari 150 jenis makanan dan minuman, mulai dari nasi kucing dengan aneka pilihan lauk didalamnya, masakan tradisional yang sudah jarang ditemukan seperti asem-asem jawa, oseng-oseng lompong, oseng-oseng genjer, beragam jenis sate dan gorengan, jajanan pasar, dan puluhan jenis minuman baik panas maupun dingin.

Buka mulai pukul 12.00 hingga 24.00, pengunjung bisa menikmati makan siang bersama teman/kolega hingga makan malam bersama keluarga atau hanya sekedar santai sore sambil menyeruput teh gadjah spesial ditemani alunan lagu-lagu bossanova jawa yang syahdu.

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.