Gojek Latih Ratusan Istri Mitra Driver DIY Jateng Untuk Jadi Merchant GoFood

BerandaJogja.com (18/02/20) – Sebagai pelopor di industri ride-hailing di Indonesia, Gojek terus berupaya mendukung para mitra driver dan keluarga lewat berbagai cara yang memungkinkan mereka untuk meningkatkan pendapatan atau mengurangi pengeluaran sehari-hari.

Salah satu inisiatif yang baru saja diluncurkan adalah “Cerdik Berwirausaha bareng Gojek Swadaya” yang telah menjangkau lebih dari 2.300 keluarga mitra di seluruh Indonesia. Inisiatif ini menjadi bagian dari program Gojek Swadaya yang dikhususkan pada pelatihan memasak dan wirausaha bagi istri mitra driver GoRide dan GoCar yang digelar di Semarang, Jogja, Solo dan beberapa kota lainnya di Jawa Tengah.

“Sebagai super-app pilihan utama masyarakat Indonesia, Gojek terus memberikan solusi bagi semua pihak yang ada di dalam ekosistemnya untuk hidup lebih baik. Fokus kami pada kesejahteraan mitra tidak hanya terbatas pada inovasi yang kami lakukan pada platform kami. Kami percaya bahwa keluarga mitra memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraannya dengan cara menambah wawasan kewirausahaan dan juga keterampilan memasak, maka dari itu kami meluncurkan program Cerdik Berwirausaha bareng Gojek Swadaya.” tutur Arum K. Prasodjo selaku Head Regional Corporate Affairs Gojek Region Jateng DIY saat temu media di salah satu hotel di kawasan Purwanggan.

Arum juga menjelaskan, bahwa dalam program ini, Gojek mengkombinasikan metode pelatihan yang efektif dari Gojek Swadaya, fitur dalam ekosistem Gojek, dan menghadirkan tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya. Dengan dibekali keahlian memasak, para istri mitra Gojek ini kemudian dapat bergabung menjadi mitra merchant GoFood agar mereka dapat mengembangkan bisnis dan keahliannya lebih jauh.

Gojek juga akan melakukan pendampingan dan memberikan dukungan yang diperlukan selama 3 bulan setelah pelatihan, dengan harapan para peserta pelatihan kewirausahaan dapat terus maju dan lancar dalam berwirausaha. Kegiatan pelatihan memasak dan kewirausahaan tahap pertama di Semarang dimulai pada tanggal 18 Januari 2020, selanjutnya pelatihan serupa berlangsung di Yogyakarta pada tanggal 18 dan 27 Februari 2020 . Gojek memberikan modal awal sebesar Rp 500.000/istri mitra untuk pengembangan usaha kuliner bagi 50 istri mitra pertama yang mendaftarkan menjadi mitra merchant GoFood.

Keputusan untuk mengikutsertakan usaha kuliner para istri mitra ke dalam ekosistem GoFood diambil terutama karena dampak positif yang diberikan oleh layanan pesan-antar makanan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara tersebut. Menurut hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB Universitas Indonesia) menyatakan ada dampak positif dari teknologi Gojek yang langsung terlihat pada performa bisnis partner UMKM GoFood. Hal ini tercermin dari bagaimana 72% responden UMKM mengalami kenaikan klasifikasi omzet setelah mereka menggunakan aplikasi khusus manajemen partner (GoBiz); dan 93% responden UMKM mengalami peningkatan volume transaksi setelah mereka menggunakan aplikasi GoBiz.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DI Yogyakarta, Srie Nurkyatsiwi mengungkapkan apresiasinya kepada Gojek, ”Kami berikan apresiasi atas upaya Gojek yang berkelanjutan ini dalam memberikan akses usaha yang lebih luas kepada para UMKM termasuk istri para Mitra Driver Gojek sehingga mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi keluarganya dan juga perekonomian Jogja secara umum.”

Di Yogyakarta, Gojek  menggandeng para narasumber pelatihan ini yaitu  Chef Anton Yanuar, Chef Hotel Jambuluwuk Yogyakarta yang juga Ketua Indonesian Chef Association(ICA) DI Yogyakarta. Sementara untuk pelatihan pengembangan bisnis berbasis komunitas diberikan oleh MAPAN Arisan, salah satu layanan dari MAPAN yang berupa arisan barang untuk memenuhi kebutuhan di tiap tahap kehidupan. Selain Arisan, Mitra juga bisa menawarkan MAPAN Pulsa dan MAPAN Voucher. Dikelola oleh PT RUMA, kini MAPAN telah beroperasi di 109 kota yang tersebar di Jawa Bali dan memiliki lebih dari 3 juta anggota yang dirangkul oleh lebih dari 270 ribu Mitra Usaha.

“Saya mengikuti pelatihan ini karena saya dan suami baru beberapa hari membuka warung kopi dan penyetan. Warung ini dibuka karena terinspirasi dari pelatihan Wirausaha dari Gojek pada Oktober 2019 lalu, kemudian ditambah dengan pelatihan masak hari ini yang sangat membantu saya  mengembangkan beragam menu di warung. Ternyata pengajarnya Chef Anton Yanuar yang sudah sering jadi juri lomba 

“Saya mengikuti pelatihan ini karena saya dan suami baru beberapa hari membuka warung kopi dan penyetan. Warung ini dibuka karena terinspirasi dari pelatihan Wirausaha dari Gojek pada Oktober 2019 lalu, kemudian ditambah dengan pelatihan masak hari ini yang sangat membantu saya  mengembangkan beragam menu di warung. Ternyata pengajarnya Chef Anton Yanuar yang sudah sering jadi juri lomba masakan dan chef hotel berbintang, jadinya kan lebih semangat lagi, karena saya ingin bantu suami menambah penghasilan untuk keluarga.”

“Saya mengapresiasi program Gojek ini, terutama karena perusahaan punya perhatian besar untuk keluarga mitranya. Dan pelatihan yang dibuat ini tidak berhenti hanya di materi dan praktek memasak. Karena ada sesi konsultasi dengan partner GoFood tentang tips berjualan, dan kami sekarang juga sudah terdaftar dan bisa berjualan di GoFood, ” ungkap Kriswati, istri Mitra GoCar Suroto, salah satu peserta program Cerdik Berwirausaha.

Arum menambahkan, Gojek berharap bisa membantu para istri mitra mengembangkan skala bisnis kulinernya dengan mengikutsertakan usaha kuliner mereka dalam ekosistem GoFood . “Terjadi tren positif dari para partner usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergabung dengan GoFood secara nasional termasuk di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Mereka telah memanfaatkan aplikasi pengelolaan merchant GoFood atau GoBiz sehingga rata-rata mengalami peningkatan omzet 3.5 kali  lipat sejak mereka bergabung dan memanfaatkan teknologi ini,” jelasnya.

Selain program pelatihan kewirausahaan, Gojek juga percaya bahwa kesejahteraan dapat terbantu bila mendapatkan akses ilmu pengetahuan. Oleh karena hal tersebut Gojek juga memberikan akses kursus Bahasa Inggris untuk anak-anak mitra GoRide dan GoCar bernama Belajar Bareng Gojek Swadaya.

Gojek menggandeng Lembaga Bahasa Inggris ELTI Gramedia, lembaga yang memiliki keahlian dalam pengajaran Bahasa Inggris yang kemudian juga membuatkan modul pembelajaran yang dinamakan GoEnglish.

“Saat ini 300 anak Mitra Gojek di Semarang , Solo dan Yogyakarta telah berpartisipasi dalam kegiatan kursus Bahasa Inggris. Antusiasme para peserta program ini luar biasa. Saat ini kami sedang mengembangkan program pembelajaran untuk bidang studi lainnya yang diperlukan oleh para anak Mitra Gojek,” tutup Arum.


Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.