Nutrifood Dorong Guru PJOK Terapkan Literasi Fisik dan Nutrisi demi Tumbuh Kembang Peserta Didik
BerandaJogja.com (01/08/26) – Tantangan kesehatan dan tumbuh kembang anak serta remaja di Indonesia kian kompleks. Tren gaya hidup sedenteri—ditandai dengan kebiasaan pola makan tak seimbang, minim aktivitas fisik, durasi pemakaian gawai yang tinggi, hingga penurunan kualitas istirahat—masih menjadi persoalan serius yang mengintai kesehatan peserta didik.
Di tengah tantangan mendasar tersebut, institusi sekolah memegang peran strategis untuk membentuk budaya hidup sehat sejak dini. Dalam ekosistem ini, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) berdiri sebagai aktor kunci sekaligus garda terdepan perubahan.
Merespons kebutuhan tersebut, Nutrifood bekerja sama dengan Guru Belajar Foundation kembali menyelenggarakan Nutrifood Physical Education Teacher (NPET) 2026. Program penguatan kapasitas yang berlangsung selama lima bulan ini diikuti oleh para pendidik PJOK dari pelbagai penjuru Tanah Air.
Selama program berjalan, para peserta dibekali alur pembelajaran mandiri, pelatihan terstruktur bersama para pakar, pendampingan implementasi, hingga praktik langsung di lingkungan sekolah masing-masing. Seluruh dinamika dan dampak di lapangan tersebut dirangkum para guru dalam lembar “Cerita Perubahan” sebagai bentuk refleksi sekaligus praktik baik (best practice) yang siap dibagikan kepada sesama pendidik.
Meluluskan 346 Pendidik
Melalui proses evaluasi berkelanjutan, sebanyak 346 guru PJOK dari berbagai jenjang pendidikan di Indonesia resmi dinyatakan lulus program NPET 2026.
Ratusan cerita perubahan yang terhimpun mencatat keberhasilan para pendidik dalam mengintegrasikan tiga pilar utama—literasi fisik, literasi nutrisi, dan pemahaman pentingnya istirahat berkualitas—ke dalam kurikulum PJOK. Tidak hanya berfokus di dalam kelas, para guru juga membangun kolaborasi dengan seluruh warga sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi kesehatan anak.
Puncak dari rangkaian kegiatan ini ditandai dengan digelarnya Perayaan Belajar & Festival Gaya Hidup Sehat 2026 bertajuk “Merayakan Perubahan, Menginspirasi Hidup Sehat di Sekolah”.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, festival tahun ini mengusung pendekatan terdistribusi secara luring (offline) di 18 titik Nutrihub di berbagai daerah. Selain itu, digelar pula perayaan secara daring pada Rabu (5/8/2026) untuk merangkul para pendidik di wilayah yang belum terjangkau lokasi luring. Format ini dihadirkan guna memastikan semangat inklusivitas dan kemudahan akses bagi seluruh peserta program.
Agenda puncak diisi dengan refleksi perjalanan belajar, pemaparan praktik baik oleh perwakilan guru PJOK, sesi Health Talk, hingga prosesi kelulusan sebagai apresiasi atas dedikasi peserta.
Dampak Berkelanjutan bagi Masyarakat
Chief Executive Officer (CEO) Nutrifood, Mardi Wu, menggarisbawahi bahwa persoalan kesehatan anak saat ini tidak lagi sebatas pencegahan penyakit, melainkan perubahan gaya hidup yang berdampak langsung pada kualitas belajar anak.
“Guru PJOK tidak hanya mengajarkan olahraga, tetapi juga membangun kesadaran, kebiasaan, dan karakter hidup sehat. NPET adalah wujud komitmen Nutrifood untuk berinvestasi pada penguatan kapasitas guru sebagai pemimpin perubahan yang memberikan dampak jangka panjang. Perayaan Belajar ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari gerakan yang lebih luas,” ujar Mardi Wu.
Mardi meyakini, ketika ratusan pendidik mempraktikkan ilmu yang didapat di sekolah, efek dominonya tidak berhenti di balik pagar sekolah, melainkan menjangkau hingga ranah keluarga dan komunitas masyarakat yang lebih luas.
Pandangan senada disampaikan Head of Operation Guru Belajar Foundation, Maman Basyaiban. Menurut Maman, perbaikan mutu pendidikan selalu bermula dari keberanian guru untuk terus belajar dan berefleksi.
“Tercatat sebanyak 346 guru PJOK telah menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan rangkaian aktivitas pelatihan hingga melakukan implementasi pembelajaran. Ratusan cerita perubahan yang berhasil terkumpul turut membuktikan bahwa perubahan kecil yang dilakukan guru PJOK ternyata mampu memberikan dampak besar bagi murid, sekolah, dan komunitasnya,” tutur Maman.
Sosok Inspiratif di Balik Prestasi
Pentingnya peran pendidik PJOK juga dirasakan langsung oleh atlet profesional. The New L-Men of The Year 2026, Galank Gunawan, membagikan pengalamannya mengenai besarnya pengaruh kepercayaan seorang guru terhadap perjalanan karier seorang anak didik.
“Sebagai seorang atlet basket profesional, saya yakin setiap atlet pasti punya seseorang yang pertama kali berkata, ‘Kamu bisa!’ Bagi saya, itu adalah guru PJOK saat SMA dan pelatih basket saya di kampus. Mereka percaya pada saya bahkan sebelum saya benar-benar percaya pada diri sendiri. Dari sanalah perjalanan saya dimulai hingga bisa berdiri di titik ini,” kenang Galank.
Melalui sinergi antara Nutrifood dan Guru Belajar Foundation, Perayaan Belajar & Festival Gaya Hidup Sehat 2026 diharapkan menjadi momentum berkelanjutan. Gerakan kebiasaan hidup sehat ini ditargetkan terus menjalar—mulai dari ruang kelas ke peserta didik, dari peserta didik ke lingkungan keluarga, hingga akhirnya memperkuat fondasi generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan tangguh di masa depan.

